Ø Kelemahan:
1. Teori keadaan tetap (steady state) menyatakan
bahwa keadaan alam semesta ini tidak pernah berubah, selalu seragam (dalam hal
rapat massa, gravitasi, suhu, dll).
Setelah penemuan bukti alam semesta memuai, teori ini mulai runtuh, karena ternyata terjadi pengembangan alam semesta. Lalu beberapa pendukung teori ini menyatakan bahwa di alam semesta tetap terjadi kelahiran materi baru, yang mengisi kekosongan yang ditinggalkan akibat pengembangan, sehingga rapat massa dan suhu alam semesta konstan.
Setelah penemuan bukti alam semesta memuai, teori ini mulai runtuh, karena ternyata terjadi pengembangan alam semesta. Lalu beberapa pendukung teori ini menyatakan bahwa di alam semesta tetap terjadi kelahiran materi baru, yang mengisi kekosongan yang ditinggalkan akibat pengembangan, sehingga rapat massa dan suhu alam semesta konstan.
2. tidak mampu menjelaskan mekanisme kelahiran
materi baru secara terus menerus.
3. tidak bisa menjelaskan mengapa jagat raya
mengembang